Sang Lelaki
SeringaiKereta berat mengalir lembut
Tanpa beban keluar dari mulut
Seperti menanam sembilan belas kaki
Mata tertutup, ingat mati
Nafas di dalam tanpa suara
Menyimpan pilu tiada amarah
Semai tertidur menari masalah
Meramu malam kalah selalu mengalah
Merasa jantan dirimu
Ketika lihat air matanya
Merasa jantan dirimu
Ketika kau yang percaya dirinya
Sang lelaki membangun dirinya
Hanya untuk dihancurkan kembali
Sang lelaki sudah membunuhnya
Tak sekali mengangkat tangannya
Karena kau tak sendiri
Pergi! Pergi! Pergi!
Pergi! Pergi! Kau tidak sendiri
Tidak sendiri
Pergi! Pergi! Kau tidak sendiri
Tidak sendiri
Pergi! Pergi! Kau tidak sendiri
Tidak sendiri