[00:28.81] Kereta berat mengalir lembut [00:31.25] Tanpa beban keluar dari mulut [00:33.45] Seperti menanam sembilan belas kaki [00:36.08] Mata tertutup, ingat mati [00:38.45] Nafas di dalam tanpa suara [00:40.79] Menyimpan pilu tiada amarah [00:43.22] Semai tertidur menari masalah [00:45.68] Meramu malam kalah selalu mengalah [00:50.73] Merasa jantan dirimu [00:55.58] Ketika lihat air matanya [01:00.35] Merasa jantan dirimu [01:05.04] Ketika kau yang percaya dirinya [01:09.48] [01:17.37] Sang lelaki membangun dirinya [01:21.97] Hanya untuk dihancurkan kembali [01:26.95] Sang lelaki sudah membunuhnya [01:31.56] Tak sekali mengangkat tangannya [01:37.18] [01:55.56] Karena kau tak sendiri [02:01.55] Pergi! Pergi! Pergi! [02:11.17] Pergi! Pergi! Kau tidak sendiri [02:17.93] Tidak sendiri [02:18.69] Pergi! Pergi! Kau tidak sendiri [02:44.03] Tidak sendiri [02:47.35] Pergi! Pergi! Kau tidak sendiri [02:48.74] Tidak sendiri [02:52.17]