Di Bangku Taman
Pure SaturdayCahaya lampu kuning tersamar
Tertutup lembut
Menanti gerak kabut pagi
Tanpa awan tanpa kelam
Terduduk tenang di bangku taman
Setelah lelah nikmati malam
Mata terpejam
Berbaur dengan rasa kantuk yang dalam
Adakah hari lain
Semua takkan berubah
Ha ha ha
Siang (siang)
Saat panas membakar muka yang
Penuh peluh dan luka-luka
Oh siang (siang)
Saat panas membakar muka yang
Penuh peluh dan luka-luka
Oh siang (siang)
Saat debu menghantam muka yang
Penuh peluh dan luka-luka
Oh siang (siang)
Saat panas membakar muka yang
Penuh peluh dan luka-luka