[00:05.27] Dihentak sunyi [00:08.73] Geram-gusarmu mulai [00:14.31] Gerayangi kupingku [00:19.81] Dibungkam lagi [00:23.64] Janji yang sumbang itu [00:29.06] Tak semenarik dulu [00:34.42] Sejuk wangimu [00:38.32] Tersisa di sela-sela [00:44.13] Baju hangatku [00:49.41] Terakhir kali [00:53.07] Kita bicarakan semua [00:58.52] Besok 'kan bagaimana? [01:04.13] Lihatlah semua sudut itu [01:11.54] Bandung 'kan selalu memelukmu [01:18.98] Dinginnya hangatkanmu selalu [01:26.35] Dilengkapi lapisan selimut [01:31.99] Yang berupa dekapan nadi yang mengalir [01:42.84] Menjadi seruan di hati [01:50.29] Bermuarakan kabar baru [01:57.87] Tentang mimpi berkecukupan [02:05.08] Tanpa harus lembur lagi, ke Gambir lagi [02:16.38] Senin pagi, dilanjut taksi, tenangkanlah [02:27.30] Ini abadi [02:34.84] Wo-oh-oh-uh [02:44.17] Ho-oh-ho-uh (abadi) [02:49.77] Oh-ho-oh-uh (abadi) [02:54.46] (Abadi, abadi) [03:00.72] (Abadi) ho-uh (abadi) ho-ho [03:09.15] (Abadi, abadi) [03:16.42] (Abadi) ho-uh (abadi) ho-ho [03:23.87] (Abadi, abadi) [03:32.21]