[00:05.20] Dihentak sunyi [00:08.73] Geram-gusarmu mulai [00:14.32] Gerayangi kupingku [00:19.85] Dibungkam lagi [00:23.62] Janji yang sumbang itu [00:29.06] Tak semenarik dulu [00:34.40] Sejuk wangimu [00:38.39] Tersisa di sela-sela [00:44.15] Baju hangatku [00:49.48] Terakhir kali [00:53.09] Kita bicarakan semua [00:58.55] Besok 'kan bagaimana? [01:04.14] Lihatlah semua sudut itu [01:11.55] Bandung 'kan selalu memelukmu [01:18.94] Dinginnya hangatkanmu selalu [01:26.34] Dilengkapi lapisan selimut [01:31.98] Yang berupa dekapan nadi yang mengalir [01:42.84] Menjadi seruan di hati [01:50.21] Bermuarakan kabar baru [01:57.87] Tentang mimpi berkecukupan [02:05.02] Tanpa harus lembur lagi, ke Gambir lagi [02:16.32] Senin pagi, dilanjut taksi, tenangkanlah [02:27.34] Ini abadi [02:34.87] Wo-oh-oh-uh [02:44.17] Ho-oh-ho-uh (abadi) [02:49.80] Oh-ho-oh-uh (abadi) [02:54.48] (Abadi, abadi) [03:00.72] (Abadi) ho-uh (abadi) ho-ho [03:09.13] (Abadi, abadi) [03:16.48] (Abadi) ho-uh (abadi) ho-ho [03:23.88] (Abadi, abadi) [03:32.20]