[00:06.78] Di atas meja, rindu itu hilang [00:12.55] Dalam kata-kata [00:19.14] Sebentar lagi kita saling lupa [00:24.11] [00:31.50] Kita menjelma pagi dingin [00:34.89] Yang dipayungi kabut [00:37.92] Tak bisa lagi bercerita apa adanya [00:44.25] [00:55.28] Mengapa takut pada lara [01:01.65] Sementara semua rasa bisa kita cipta? [01:07.92] Akan selalu ada tenang di sela-sela gelisah [01:14.72] Yang menunggu reda [01:18.65] [01:24.52] Di dalam kamar, rindu itu menguap [01:30.59] Dalam kebisuan [01:37.17] Sebentar lagi, kita semakin lupa [01:42.01] [01:49.35] Kita menjelma kebisuan [01:52.84] Yang tak bisa diungkap [01:55.81] Tak bisa lagi bercerita apa adanya [02:01.95] [02:13.35] Mengapa takut pada lara [02:19.50] Sementara semua rasa bisa kita cipta? [02:25.78] Akan selalu ada tenang di sela-sela gelisah [02:32.66] Yang menunggu reda [02:36.83] [03:29.38] Di tiap langkah, rindu kita menghilang [03:35.14] Penuh keraguan [03:41.88] Lalu, kita pun sungguh semakin lupa [03:48.12] Oh-oh-oh [03:54.15] Kita menjelma kebisuan [03:57.56] Yang tak kunjung terungkap [04:00.41] Tak bisa lagi bercerita apa adanya [04:06.69] [04:18.05] Mengapa takut pada lara [04:24.25] Sementara semua rasa bisa kita cipta? [04:30.24] Akan selalu ada tenang di sela-sela gelisah [04:37.28] Yang menunggu reda [04:44.34] Oh-oh-wo-oh-oh-oh [04:56.99] Oh-oh-wo-oh-oh-oh [05:09.02]