Kisah Insani

Mondo Gascaro

Rururu

Rururu

Ruru

Oh kau pujaan diriku semata

Mengapa kau melamun

Dengan wajah ragu dan bersedih?

Entah apa harus kulakukan

Tak mudah kuungkapkan

Perasaan seorang wanita

Yang tengah bahagia

Di kala simfoni cinta

Hangat nian memadu untaian kata

Terkias dalam makna tatapan mata

Insan yang terbuai dalam kemesraan

Cinta kasih yang didamba

Alam kini pun tampak berseri

Dihiasi bunga-bunga pembawa ceria

Seakan milik berdua

Haruskah kau teteskan air mata?

Tak adakah suatu cara

Agar ku tak meraba dan ternyata salah sangka

Mungkin bagimu 'kan semudah itu (Mengabaikan kejadian)

Mengabaikan kejadian

Yang amat penting bagi wanita

Di dalam hidupnya

Di kala simfoni cinta

Hangat nian memadu untaian kata

Terkias dalam makna tatapan mata

Insan yang terbuai dalam kemesraan

Cinta kasih yang didamba

Uh, uh-uh-uh

Uh, uh-uh-uh

Uh-uh-uh, uh-uh-uh

Uh-uh-uh, uh-uh-uh

Uh-uh-uh

Uh-uh-uh

Di kala simfoni cinta

Hangat nian memadu untaian kata

Terkias dalam makna tatapan mata (Tatapan mata)

Insan yang terbuai dalam kemesraan (Dalam kemesraan)

Cinta kasih yang didamba

Simfoni cinta

Hangat nian memadu untaian kata

Terkias dalam makna tatapan mata (Tatapan mata)

Insan yang terbuai dalam kemesraan (Kemesraan)

Cinta kasih yang didamba

Cinta kasih yang didamba

Dadada, dadada, dadada

Di kala simfoni cinta

Hangat nian memadu untaian kata

Di kala simfoni cinta (Syalala-lalala, syalala-lalala)

Hangat nian memadu untaian kata

Unduh .lrc WhatsApp