[00:03.63] Tersungkur sekarat meregang nyawa [00:09.96] Terluka tersiksa jeratan nafsu terbuka [00:13.46] Membunuh merenggut nyawa sahaya [00:16.49] Terbujur kaku membusuk raga tidak bernyawa [00:19.12] Tanpa sesal nyawanya kau renggut dengan paksa [00:22.88] Noda ini nyata jelas merah menyala [00:25.68] Pembalasan dendam sempurna pada akhir hayat [00:29.46] Raga tidak bernyawa terlelap dalam surga [00:33.03] Seringai pembantaian untaian doa hanya topeng belaka [00:36.64] Seringai pembantaian sekarat tersiksa [00:38.54] Seringai pembantaian untaian doa hanya topeng belaka [00:43.37] Seringai pembantaian sekarat tersiksa [00:45.85] Lubang telah kau gali peti telah terbuka [00:50.59] Dengan nafsu amarah para setan tertawa [00:53.78] Sebuah persembahan untuk dunia fana [00:58.33] Pangeran dalam kegelapan mengulurkan tangan [01:01.76] Malaikat pencabut nyawa [01:03.40] Pembalasan dendam pada akhir hayat [01:07.97] Tumpukan dosa membuka pintu neraka [01:12.68] Terbang menghilang dalam heningnya malam [01:16.32] Dimensi keterasingan meredupkan harapan [01:18.47] Harapan seorang manusia [01:32.40] Tersungkur sekarat meregang nyawa [01:37.95] Terluka tersiksa jeratan nafsu terbuka [01:41.54] Membunuh merenggut nyawa sahaya [01:45.35] Terbujur kaku membusuk raga tidak bernyawa [01:48.17] Seringai pembantaian nestpa hilangkan dosa [01:51.17] Seringai pembantaian doa hanya topeng belaka [01:54.54] Seringai pembantaian nestpa hilangkan dosa [01:58.07] Seringai pembantaian doa hanya topeng belaka [02:16.57] Seringai pembantaian nestpa hilangkan dosa [02:19.98] Seringai pembantaian doa hanya topeng belaka [02:28.64]