Kias

Fanny Soegi

Kau yang kucari, Tuan

Kulihat semesta kecil di matamu

Tapi ku bagaikan air

Yang memeluk mesra minyak

Dan percayalah, namamu

Masih kugenggam erat menjadi puisi

Kau pemilik degupku

Kala waktu tak merestu

Ada di sana

Ada di sana, ha-ah-ha

Ada di sana

Namun, enggan 'tuk berhenti

Kukira telah jauh ku bergerak

Ternyata tak sedikit pun ku beranjak

Mengapa selalu saja berjarak?

Dan selalu ku terjebak

Kutuliskan kiasan yang tak berpihak

Dan percayalah, namamu

Masih kugenggam erat menjadi puisi

Kau pemilik degupku

Kala waktu tak merestu

Ada di sana

Ada di sana, ha-ah-ha

Ada di sana

Namun, enggan 'tuk berhenti

Kukira telah jauh ku bergerak

Ternyata tak sedikit pun ku beranjak

Mengapa selalu saja berjarak?

Dan selalu ku terjebak

Kutuliskan kiasan yang tak berpihak

Kukira telah jauh ku bergerak

Ternyata tak sedikit pun ku beranjak

Mengapa selalu saja berjarak?

Dan selalu ku terjebak

Kutuliskan kiasan yang tak berpihak

Hu, oh-oh-ah

Ha-ah

Unduh .lrc WhatsApp