[00:23.33] Susah payah kutemukan [00:25.93] Dengan payah kuhancurkan [00:28.58] Menyenangkan untuk kalah [00:30.87] Dan berpura menang, ha-ha-hai [00:33.44] Sampah [00:36.25] [00:43.76] Hari buruh makin keruh [00:46.05] Penuh keluh sekitarku [00:48.95] Mimpi, mimpi tak pernah terjadi [00:53.50] Kau libas tubuhku bersama keluargamu [00:58.76] Menghancurkan ruang dengan semua uang [01:03.81] Di neraka kita berhenti bekerja [01:13.98] Di neraka kita berhenti bekerja [01:24.13] [01:44.44] Dendam yang tak kunjung usai (dendam) [01:46.99] Mengendap ditengah badai (badai) [01:49.32] Kota yang tak pernah santai [01:51.85] Mengulang derita [01:53.92] Oi [01:54.41] Dan semua orang agaknya terbahak lepas [01:59.36] Pada tangis drama cinta [02:01.97] Pada hati yang membeku [02:04.56] Hidup ini sadis namun, senyummu amat manis [02:14.62] Di neraka kita berhenti bekerja [02:24.48] Di neraka kita berhenti bekerja [02:34.83] Di neraka kita berhenti membaca [02:44.99] Di neraka akankah ada cinta? [02:55.03] Di neraka kita semua sama [03:05.13] Di neraka kau dan aku takkan berubah [03:14.97] Kau 'kan membunuhku dengan (uuh-uh) [03:18.09] Semua peluh (a-a-a-a-aah) [03:20.01] Aku 'kan membunuhmu hingga (uuh-uh) [03:23.12] Tak berbentuk [03:25.42] Pundi uang ini membuat kita menggebu (menggebu) [03:30.42] Semua kian jauh [03:32.70] Kejujuran kian rapuh [03:35.39] Oi [03:38.37]