[00:40.00]Surabaya terguyur hujan lagi [00:44.20]Bulevar berhenti bersemi [00:51.10]Masa-masa terlewati, berdikari [00:55.50]Berapa lama lagi kau pergi? [01:01.00]Dan ku memandang riuh landskap kota yang renta [01:14.60]"Sepertinya curah hujan akan lebat" [01:20.00]Basa basi lawas itu terus melekat di dalam benak [01:26.86]Lalu lintas bergerak [01:32.80]Aku terus bertanya [01:36.30]"Kapankah jawaban darimu datang?" [01:42.00]Ku rasa arahku telah menghilang, terkecundang [01:49.65]"Sudahlah, percuma" [01:55.36]"Sangat payah mengingat" [01:59.38]Sungguh konyol yang sudah terlewatkan [02:04.58]Ku bahkan belum sempat menjelaskan apapun [02:33.86]Menenggak kopi kaleng di Kota Lama [02:39.97]Mengitari makam film Gedung Mitra [02:45.55]Mengantri validasi tiket kereta [02:51.18]"Mungkin aku akan segera terlupa dan terlepas" [02:58.08]Lalu lintas melekas [03:03.67]Aku terus bertanya [03:07.65]"Akankah kereta komuter datang?" [03:13.10]Ku rasa arahku telah menghilang, terkecundang [03:21.14]"Sudahlah, percuma" [03:26.83]"Sangat payah mengingat" [03:30.81]Sungguh konyol yang sudah terlewatkan [03:35.94]Tapi sialan, memang menyakitkan