[00:01.30] Harus berapa kali lagi kau bisa menerima? [00:06.58] Tak selamanya sabarmu itu kan diingat [00:12.27] Berpuluh nasihat kau biarkan menggema [00:17.78] Kapan panas telingamu kan mengganggu? [00:22.99] Apa lagi yang mau kau hancurkan hari ini? [00:28.27] Mimpimu, harapmu atau enam jam tidurmu? [00:33.63] Semua lengkap larut dalam kebutaanmu [00:39.15] Entah haus atau kau tak cukup peduli [00:44.28] [01:06.62] Berkali-kali kau sebut dirimu tak pantas [01:12.62] Menutup hari kau akan menangis, terbaring lemas, air matamu [01:17.80] Berserakan, mencari jawaban, mencari pelukan, mencari sandaran atau bahkan cacian [01:25.22] Kau tahu itu bukan tanpa alasan [01:28.88] Apa lagi yang mau kau hancurkan hari ini? [01:34.33] Mimpimu, harapmu atau enam jam tidurmu? [01:39.57] Semua lengkap larut dalam kebutaanmu [01:45.02] Entah haus atau kau tak cukup peduli [01:50.28] Lihat Apa yang Kita Perbuat [01:55.96] Hancur perlahan terlihat kuat [02:01.45] Kita harus selamatkan diri [02:06.88] Lihat apa yang kita perbuat [02:12.76] Coba dengarkan aku kali ini [02:17.93] Sekali saja jangan kau selah [02:23.45] Senyummu hangat pada mereka [02:28.93] Pikirmu jahat pada yang kau punya [02:34.41] Kau bukan mata uang ambisi mereka, ada doa di setiap nafasmu [02:39.53] Aku tahu dunia banyak menagihmu, tapi apakah pujian mereka yang kau cari? [02:45.01] Berkali-kali kau merasa sibuk berkata tak apa, dunia puji kesabaranmu [02:50.34] Tapi lihat apa yang kau hancurkan malam ini [02:57.11]